Home / REVIEW BUKU / Book Review: M. NAZARUDDIN “Jangan Saya Direkayasa Politik & Dianiaya”

Book Review: M. NAZARUDDIN “Jangan Saya Direkayasa Politik & Dianiaya”

Angelina Sondakh di bawah sumpah menerangkan, bahwa percakapan Blackberry Angelina Sondakh yang direkam KPK, adalah bukan milik Angelina Sondakh. Apa benar Angelina Sondakh tidak punya Blackberry?

Bayangkan semua saksi bahkan supir menyebut keterlibatan Anas. Hakim yang berwenang mempunyai kewajiban untuk mengingatkan mereka di depan persidangan, bahwa sumpah palsu mempunyai sanksi tidak memberikan peringatan akan akibat sumpah palsu tersebut kepada saksi-saksi dibawah sumpah tersebut. Melihat body language dan mimik mereka, penonton sidang meyakini bahwa keterangan mereka dibawah sumpah adalah benar. Kok justru yeman-teman Anas menuduh saksi-saksi di bawah sumpah itu berbohong.

Jelas benar nampak konspirasi mereka. Dahulu mereka katakan hanya saya yang terlibat, yang lain-lain bersih. Untung ada Abraham Samad yang menjadikan Angie sebagai tersangka. Di bawah Busyro Muqoddas, pasti kasus saya berakhir pada diri saya. Padahal Busyro mengetahui pertemua saya sebanyak 5x dengan Chandra Hamzah. Dan pertemuan-pertemuan itu semuanya membicarakan kasus. Dan pertemuan itu atas perintah/persetujuan Anas. Busyro tidak mau mengembangkan kasus keterlibatan Anas, karena Anas punya hubungan khusus dengan KPK jilid II.

Baca Juga

ARBITER TUNGGAL

“Baru pertama kali dalam perkara arbitase, arbiter mengundurkan diri di saat musyawarah majelis. Pengunduran diri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *